PERJALAN
MAMUJU
Terkejutnya aku dari tidur yang sesaat
Boks besar beroda dan beku tak bergeming
mengejar jalan tujuan suatu tempat
Pemimpin bersenjata Rem, Gas, dan Stir
Dan dua awak membantu menjaga depan dan belakang
pintu
Mereka tak menyerah seperti kami
Terkalahkan kelamnya malam
dan angan-angan yang mengusai pikiran
seperti janji-janji calon pemimpin daerah tak tau
malu
bernarsis ria mengotori keindahan wajah bumi
dengan wajah -wajah plastik besar-kecil editan
kepalsuan.
Kakiku ingin menampak di Bumi Lasinrang
Mengenang dan mengulang keluarga kecilku dari
ibu-bapak yang berbeda
Memori KKN meluapkan isi dada
Membangkitkan haru disertai bening air mata
Terkuncinya bibir meninggalkan tamparan hati
Ku ingin kembali pada masa keluarga kecilku
Masa itu masa suci ramadhan
Doaku untuk keluarga kecilku
“semoga mereka diberikan kemudahan dan rahmat”
Tapi ini bukan tujuan.
Masih panjang perjalanan ini.
Melewati waktu setengah dari waktu sehari
Dan TUHAN tidak tidur
Dia Tau aku kangen.
Perjalan Makassar-Mamuju,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar