Sabtu, 11 Januari 2014

RAHMAT

Marhaban Ya Ramadhan
Bulan suci penuh kedamaian
Taburan reski yang melimpah
Bukti kasih Tuhanmu
Bukti utusan Tuhanmu
Bukti surga dan neraka
Bukti aku padaMU

                 Kalau hati adalah suci
                 Biarkan aku mengingatMu
                 Kalau tangan ini niat
                 Biarkan giat dalam kebaikan
                 Kalau mulut adalah anugrah
                 Jangan nodai dengan fitnah
                 Kalau hidung adalah rasa
                 Biarkan aku mencicip wangiMu
                 Kalau wajah adalah Nur-cahaya
                 Janganlah Engkau redupkan
                 Kalau mata adalah dunia
                 Jangan biarkan aku ternoda
                 Kalau otak adalah rahmat
                 Biarkan aku mencariMu
                 Kalau telinga adalah asma
                 Biarkan terus terngiang
                 Kalau tangan dan kaki bersatu
                 Izinkan aku menghadapmu

Jodohku takdirMu
Lapangku kekayaanMu
Hidup dan mati keputusanMu
Fitrahku adalah Engkau

                 Wahai sang pemilik
                 Dengan bermandi purnama
                 Aku disini bersajak
                 Dengan butiran kata
                 Aku bersujud di hadapanmu
                 Syukur yang tak henti



Tanah ini negeri Bugis
Dengan Salo dari mata batu
Bendungan kokoh panen berkelanjutan
Tajam keris simbol kebijaksanaan
Dengan sipatokkong kita membangun
Dengan siparappe kita menyentuh
Berlindung dalam bentenge
Puang sawitto wija ri penrang
Maccorowalie ri laleng ati
Menuju jaya pinrang sejahtera
                 Di ujung jumpa kita
                 Izinkan aku mencium jarimu
                 Jari dari tangan yang ringan
                 Tangan-tangan Tuhan limpahkan kasih sayang
                 Terimalah kasihku Puang-Haji-Bapak-Ibu-Pemuda Jaya
                 Baktiku, dalam motivasi tujuan aku di sini.

Posko KKN Kel. Jaya Pinrang 2 Agustus 2012
Di bacakan oleh FARISAL, S.S.

pada Tausyiah&Pagelaran seni Ramadhan Jaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar